Bidik Tiket Liga 1, 589 Talenta Muda Berlaga di Piala Bupati Tangerang 2026
By Admin

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid
nusakini.com, Pemkab Tangerang resmi menggulirkan turnamen sepak bola usia muda bertajuk Piala Bupati Cup U-17 tahun 2026. Pembukaan ajang olahraga ini dipimpin langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid pada Sabtu (5/9/2026) di Stadion Mini Kecamatan Pagedangan.
Kompetisi ini difokuskan sebagai sarana pembinaan berjenjang bagi bibit-bibit muda pesepak bola lokal di wilayah tersebut. Pemerintah daerah berharap wadah ini mampu mencetak atlet potensial yang siap bersaing di kasta kompetisi lebih tinggi.
Bupati Maesyal menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar arena mencari kemenangan semata. "Kalau ini terus dijalankan, ingat ucapan saya, pemain U-17 ini minimal ada yang menjadi pemain Persita atau bermain di Liga 1," tuturnya.
Selain itu, ia juga menargetkan beberapa pemain kelak bisa menembus skuad tim nasional Indonesia. Oleh karena itu, seluruh proses pertandingan harus berorientasi murni pada pembinaan bakat.
Keberlanjutan pembinaan ini menjadi perhatian utama sang kepala daerah kepada jajaran panitia dan pengurus cabang olahraga. "Saya titip pertandingan ini kepada Ketua PSSI dan panitia, betul-betul prosesnya adalah pembinaan," ucap Maesyal.
Demi menjaga kelancaran turnamen, seluruh elemen pertandingan diinstruksikan untuk memegang teguh asas sportivitas. "Wasit harus netral, hakim garis netral, panitia netral," tegasnya mengingatkan.
Di sisi lain, Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI setempat memperketat proses seleksi peserta untuk menghindari kecurangan. Ketua Askab PSSI Kabupaten Tangerang H. Danil Ramdhani menyebutkan pihaknya melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam proses verifikasi.
Langkah ini diambil demi memastikan seluruh peserta benar-benar putra asli daerah tanpa rekayasa data. "Ini potensi pemain asli lokal Kabupaten Tangerang," ungkap Danil.
Dari total pendaftar awal, panitia telah mencoret ratusan nama yang tidak memenuhi syarat administrasi. Tercatat sebanyak 589 pemain dari 28 kecamatan dinyatakan lolos, sementara 200 lainnya terpaksa gugur lebih awal.
Pertandingan kompetisi usia muda ini dijadwalkan berlangsung di dua lokasi berbeda. Kedua arena tersebut adalah Stadion Mini Kecamatan Pagedangan dan Stadion Petal Sukadiri.
Para camat di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang juga diberikan tanggung jawab khusus dalam ajang olahraga ini. Mereka diminta untuk aktif mengawasi serta membina tim yang mewakili daerahnya masing-masing.
Hal ini bertujuan agar iklim kompetisi tetap sehat dan tidak memicu gesekan antar pendukung. Pemkab Tangerang berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan dengan tertib hingga partai final mendatang.
Upaya membangun ekosistem olahraga ini juga sejalan dengan program peningkatan kesehatan masyarakat luas. "Dengan olahraga juga kondisi kesehatan kita bisa terjaga," sebut Maesyal dalam pidatonya. (*)